Makalah Bullying (Soal dan jawaban nomor 7 & 8)


MAKALAH BULLYING












LHOKSEUMAWE



DI SUSUN OLEH : 
KELOMPOK 3( NIUJIE )
NAMA ANGGOTA (NIS)
ATHAQIL KAUSAR
AYLA AZZURA
NAILA
PUAN FAIZAH












SMPS SUKMA BANGSA LHOKSEUMAWE TAHUN PELAJARAN 2019 – 2020





Soal:
7) Jelaskan bentuk penanganan yang dapat dilakukan untuk menangani bullying yang sedang terjadi di sekolah?
Jawaban:
Ada 5 bentuk penanganan, yaitu:
1.   Buktikan kalau kita itu lebih hebat dari mereka. Setiap manusia pasti lemah. Tetapi, di mata pembully kita memang lemah. Sesungguhnya, jika kita memiliki kelebihan, kita bisa membuktikan kalau kita lebih hebat daripada mereka. Misalnya, pintar metematika, jago bulutangkis, dan lain-lain. Dengan begitu, mereka akan sadar kalau mereka sesungguhnya mempunyai kelemahan.

2.   Usaha bangkit dari diri sendiri. Jika kita ingin bebas dari bullying, semuanya dimulai dari diri sendiri. Mengapa? Sebab jika kita tidak mencari cara untuk bangkit dari bullying tersebut, kita akan terus dikekang oleh orang yang menyakiti diri kita. Jika kita tidak bisa meakukannya, siapa lagi yang ingin menolong kita? Ada benarnya juga, jika kita ingin bebas dari bullying, kita perlu seorang teman. Tetapi, lebih baik kita bangkit dari bullying dari inisiatif diri sendiri.

3.   Berani melaporkannya ke orang tua atau guru. Jika kita dibully, lebih baik minta bantuan kepada orang tua atau guru. Agar, kita bisa terbuka apa yang terjadi dengan diri kita. Jangan menutupi apa yang terjadi dengan diri kita. Karena itu hanya akan memperburuk masalah dan membuat kita menjadi takut bergaul dengan orang lain. Lebih baik terbuka dengan orang yang kita percaya seperti guru, orang tua, atau sahabat curhat kita.

4.   Berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berdoalah kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberi kesabaran dalam menghadapi masalah. Tuhan menopang kita. Tuhan melihat apa yang mereka perbuat. Tuhan juga akan memberi mereka hukuman yang setimpal dengan kita. Tuhan mengasihi kita agar kita bisa melewati masalah dan membuat kita tersenyum.

5.   Jangan mencoba mengakhiri hidup. Ini sangat penting! Jangan mencoba mengakhiri hidup. Mengapa? Sudah mendapatkan dosa, mengecewakan orang tua, dan pembully itu puas dengan apa yang dilakukan oleh diri kita sendiri. Jadi, jangan mencoba mengakhiri hidup. Selesaikan dengan cara yang baik dan  berkonsultasi dengan orang yang kita percaya agar kita mendapatkan jalan keluar untuk mengatasi masalah yang kita alami. 
Soal:
8) Buatlah contoh kasus bullying yang pernah terjadi di dunia nyata! (bisa didapat dari berita dan surat kabar)
Jawaban:

Kasus Bullying Terjadi di SMAN 9 Tangerang

Dengan didampingi oleh Ibunya, CE mendatangi ruang SPK Polda Metro Jaya. Kedatangan CE siswi kelas 1 SMAN 9 Serua, Ciputat, Tangerang Selatan untuk melaporkan aksi kekerasan (bullying) yang diduga dilakukan oleh kakak kelasnya di sekolah. Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (16/8/2014), orangtua CE mengatakan peristiwa yang dialami putrinya itu terjadi di dalam lingkungan sekolah usai jam pelajaran.Pelajar berusia 16 tahun itu dibullying dengan cara dilepas kancing bajunya serta seragamnya dicoret-coret dengan kata-kata kotor. Dalam kasus itu, korban melaporkan IAS selaku kakak kelas dengan Pasal 82 UU Perlindungan Anak Junto Pasal 291 KUHP tentang pencabulan terhadap anak. Salah seorang pelaku membantah melakukan aksi bullying terhadap yuniornya.  Dia mengaku hanya memberi saran kepada adik kelasnya agar tidak memakai seragam sekolah terlalu ketat. Karena korban melawan, akhirnya 2 buah kancing baju terlepas. Meski membantah pelecehan, pihak SMAN9 tetap menjatuhi hukuman berupa sanksi teguran. Sanksi memang telah dikeluarkan, namun yang adalah peran sekolah untuk menghilangkan tradisi bullying senior terhadap junior yang selalu berulang tiap tahun ajaran baru tiba. (Ali)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dikira Bos Penjahat. Ini Sinopsis Drakor Big Mouth!

IPS SMP kelas VII tentang Konektivitas antar ruang dan waktu dan letak Indonesia pengertian dan contoh

Bertukar Orangtua! Ini Sinopsis The Drakor Golden Spoon